Ini bukan bertujuan memperpanjang masalah kemarin kok :) Tapi seperti sempat saya singgung dalam tulisan sebelumnya, ada beberapa oknum yang memanfaatkan gonjang-ganjing yang terjadi untuk mengadu domba saya dan blogger-blogger lainnya. Yang pertama saya ketahui adalah kasus mashengky, seperti dilaporkan oleh yang bersangkutan, dimana ada seseorang yang menggunakan nama saya untuk menjelekkan dan mendiskreditkan layanan VCC yang dijalankan oleh beliau. Untungnya ini gampang ditebak belangnya karena alamat email dan URL blog yang diberikan tidak sesuai dengan punya saya :)
Baca Lanjutannya »
Permohonan maaf saya beberapa waktu lalu ternyata menimbulkan reaksi yang beragam. Ada yang pro, namun lebih banyak yang kontra :) Intinya, saya dianggap tidak transparan karena tidak menjelaskan duduk permasalahannya di tulisan tersebut. Bahkan ada yang menuduh saya sengaja menutup-nutupi dan berusaha lari dari tanggung jawab. Saya memang sengaja mendiamkan saja dugaan-dugaan tersebut karena bagi saya ada yang lebih penting daripada sekedar memberikan klarifikasi, yaitu menyelesaikan masalah (dan calon masalah) yang ada itu sendiri.
Baca Lanjutannya »
Tuntas belajar teori meta tags dan title tags, sekarang saatnya untuk mengimplementasikan kedua senjata penakluk mesin pencari tersebut. Kan gak ada gunanya kalau kita pelajari semua teori tersebut tapi prakteknya nol besar. Nah untuk implementasi kali ini terbatas hanya pada mesin Blogspot dan Wordpress (self-hosting) saja. Kenapa? Karena saya gak pernah pegang CMS-CMS atau mesin blog yang lain, hehehe. Siap?
Baca Lanjutannya »
Sebetulnya saya masih dalam status “puasa posting” karena seorang teman beberapa waktu lalu mengingatkan bahwa lebih baik kita menyelesaikan masalah yang ada terlebih dahulu sebelum beranjak mengerjakan pekerjaan yang lain. Tapi karena sedikit lagi masalahnya sudah beres (semoga sih), dan saya juga sudah gatal untuk menulis lagi, jadi sepertinya gak masalah kan kalau saya berhenti puasa posting sejenak :)
Baca Lanjutannya »
Pada dua artikel sebelumnya kita telah berkenalan dengan si Meta. Meta Tags nama lengkapnya. Sebagai produk jadul (maksudnya sudah ada sejak era pertengahan internet dan HTML), banyak yang sudah mulai melupakan kehadirannya. Bahkan ada yang dengan kejamnya mengubur si Meta ini dengan mendengungkan kampanye bertajuk “Meta Tags Are Dead“. Benarkah?
Baca Lanjutannya »