Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank Negeri Ads VKios KeywordGeni

Agoda, Bisnis Reservasi Kamar Hotel Online

Oleh | Publikasi: November 25, 2011 2:08 pm
SEO Complete Guide for Wordpress

Bagi traveller, baik yang sekedar bepergian untuk suatu keperluan atau yang menjadikannya sebagai hobi, ada beberapa persiapan yang penting untuk dibereskan sebelum hari H. Yang pertama, dan yang paling utama, adalah masalah transportasi. Entah itu naik pesawat, kereta api, atau jalan kaki, sudah pasti sebelum travelling itu yang kita putuskan terlebih dahulu. Yang kedua adalah mengenai akomodasi, apakah akan menginap di hotel berbintang, losmen seadanya, atau numpang tidur di masjid (eh saya aja pernah tidur di stasiun loh #bangga). Lalu, hotel atau losmen mana yang layak untuk ditempati dan sesuai dengan budget kita, berapa lama durasinya, dan sebagainya. Dan yang ketiga tentu saja adalah masalah budget, yang disesuaikan dengan dua poin sebelumnya, serta tujuan kita bepergian. Jangan sampai ketika sudah sampai di tempat tujuan, kita cuma bisa plonga-plongo gara-gara salah menghitung dana  :cd

Kali ini kita akan membahas mengenai Agoda, sebuah situs yang menyediakan jasa reservasi kamar hotel secara online. Jaringannya cukup luas. Tidak hanya hotel berbintang saja, yang kelas backpacker pun tersedia, sehingga benar-benar mampu melayani semua golongan. Di dalam maupun di luar negeri pun tidak ada masalah.

Namun salah satu keunggulan utama Agoda yang saya yakin banyak disukai oleh pebisnis online adalah ia menerima pembayaran melalui Paypal. Jarang ada penyedia jasa booking hotel yang seperti ini. Saya sendiri sudah sering merasakan mudahnya melakukan pemesanan kamar di Agoda dan melakukan pembayaran instan menggunakan uang ‘virtual’ tersebut.

Di sisi lain, selain sebagai ‘pengguna’, Anda juga bisa memanfaatkan Agoda untuk membuka bisnis reservasi kamar hotel berjaringan internasional. Ya, Agoda memiliki sistem afiliasi bernama Agoda Partners dimana Anda bisa menawarkan jasa mereka kepada siapa saja yang sedang membutuhkan tempat untuk menginap. Bahkan, sistem mereka juga memungkinkan Anda untuk melakukan pemesanan bagi orang lain, sehingga jika diinginkan, Anda bisa membuka biro jasa travel secara mandiri  :2thumbup

Sebagai affiliate, setelah Anda mendaftarkan diri dan aplikasi pendaftaran Anda disetujui oleh pihak Agoda, Anda punya 2 pilihan dalam melakukan implementasi — apakah akan memanfaatkan database yang mereka sediakan (harus diproses dan di-coding secara manual karena mereka hanya menyediakan database saja) atau, yang lebih gampang, meletakkan form pemesanan kamar di situs Anda, sehingga nantinya, bila ada yang melakukan reservasi melalui form tersebut, Anda akan mendapatkan komisi yang jumlahnya sekitar 2%-4% dari total biaya reservasi.

Penampakan form reservasinya seperti di bawah ini.

Form Reservasi Agoda

Jika dibandingkan dengan afiliasi sejenis, tampilan form reservasi Agoda bisa dibilang yang paling cupu. HotelsCombined misalnya, punya tampilan yang lebih ciamik. Sayang saya belum sempat menguji performanya sehingga belum bisa membandingkannya dengan Agoda. Mungkin ada yang bisa mengkomparasi?

Oh ya, selain dua cara di atas, Anda juga bisa meminta akses XML ke pihak Agoda, yang apabila disetujui, memungkinkan Anda untuk mengambil data hotel secara dinamis dan real-time. Seperti misalnya data ketersediaan kamar dan juga harga kamar. Untuk yang satu ini, mereka akan menanyakan pengalaman Anda dalam menggunakan API untuk mengakses XML serta contoh situs / proyek berbasis API dan XML yang pernah Anda buat sebelumnya.

Untuk payout, batas minimal pembayaran adalah $200. Memang agak ‘berat’, tapi enaknya, komisi akan langsung masuk ke rekening bank kita, biasanya paling lambat 1 minggu dari jadwal payout mereka (tiap tanggal 15). Di sini saya menggunakan rekening BCA dan dalam dua kali pembayaran komisi belum pernah ada masalah  :thumbup

Yang agak kurang nyaman adalah laporan komisinya dimana kita hanya bisa melihat penghasilan kita pada bulan tertentu saja. Tidak ada pula history pembayaran komisi sehingga kita harus mengingat-ngingat sendiri kapan terakhir kita mendapatkan bayaran untuk bisa menghitung total komisi kita berikutnya. Jika tidak mau ribet, seperti yang saya lakukan, ‘ganggu’ saja support mereka dan minta mereka untuk menghitung jumlah total komisi Anda, hehehe.

Contoh laporan komisi dapat dilihat di bawah ini. Berhubung saya kurang tahu aturan disclosure yang diterapkan di Agoda, bagian-bagian yang (saya rasa) sensitif sengaja ditutupi, ya :)

Contoh Laporan Komisi

Seperti disebutkan di dua paragraf sebelumnya, saya sudah dua kali menerima pembayaran dari Agoda. Insyaallah, Desember besok saya akan mengantongi yang ketiga.

Payout pertama saya capai dalam waktu 1 tahun karena pada saat itu masih sekedar coba-coba dan dari hasil googling saya sama sekali tidak menemukan ada orang yang pernah dibayar oleh Agoda :D

Payout kedua saya capai dalam waktu 6 bulan. Begitu terbukti membayar, saya langsung kebut dari sisi optimasi situs dan duplikasi jala alias duplikasi situs-situs yang bisa menangkap calon tamu hotel.

Payout ketiga besok sama dengan sebelumnya, tercapai dalam waktu 6 bulan. Bedanya, komisinya hampir 2x lipat dari payout kedua :)

Mencoba mendulang dolar dari bisnis reservasi kamar hotel ini memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Di satu sisi, banyak calon pelanggan yang bertebaran. Selain itu bisnis ini tidak akan pernah mati alias akan selalu ada peluang. Namun di sisi lain, tingkat kompetisinya cukup tinggi. Salah satu situs saya, mengenai review hotel di Surabaya, meski ada di halaman satu, tapi harus bersaing dengan situs resmi hotel-hotel yang ada di Surabaya serta situs penyedia jasa reservasi lainnya, termasuk situs Agoda sendiri  :takut

Bagaimana bagi pemula? Menurut saya justru di sini kuncinya. Asalkan Anda juga pelaku travelling, dan sering menginap di hotel / losmen / guest-house, saya yakin peluang Anda akan terbuka lebar di bisnis ini. Poin utama yang bisa meyakinkan calon pelanggan untuk percaya dan mau melakukan pemesanan kamar melalui situs Anda adalah review yang Anda berikan. Dan review yang meyakinkan tentu saja adalah review dari orang yang memang pernah menginap di hotel yang bersangkutan, tidak hanya sekedar cari dan comot informasi dari berbagai sumber.

Saya yakin jika Anda di pihak calon pelanggan tentu Anda juga akan melakukan hal yang sama.

Nah, dengan demikian, di bisnis ini tidak ada pembatas antara pemula maupun yang sudah mahir. Review yang meyakinkan adalah kuncinya. Jika memang Anda jarang bepergian, lakukan saja sedikit demi sedikit. Buat review dan sampaikan pengalaman Anda menginap di sebuah hotel, lalu atur agar form reservasi dari Agoda secara default akan memilih dan menampilkan info ketersediaan kamar dari hotel yang Anda buat reviewnya itu. Jangan khawatir, jika nantinya orang tidak jadi memesan kamar di hotel tersebut dan memilih hotel yang lain, asalkan ia memanfaatkan form reservasi milik Anda, komisi tetap akan masuk ke kantung kok. Enak, kan?

Selain menggunakan review, Anda juga bisa membuat artikel mengenai hotel yang lebih spesifik. Misalnya saja, daftar hotel murah di suatu tempat, hotel yang family-friendly, dan sebagainya.

Oh ngomong-ngomong, saya sudah beritahu belum kalau cookies Agoda berlaku selama SATU TAHUN?  :selamat

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

Web Hosting

29 Responses to “Agoda, Bisnis Reservasi Kamar Hotel Online”

  1. Cosa Aranda says:

    Bagi yang belum begitu paham dengan bisnis afiliasi, cookies 1 tahun berarti apabila seseorang pernah masuk ke agoda melalui situs Anda maka selama 1 tahun ke depan, semua reservasi kamar yang ia lakukan di agoda komisinya akan masuk ke tempat Anda :)

    P.S.: Ini pertamax :D

    • agus says:

      baru tahu klo agoda punya afiliasi nih, padahal udah mulai biasa traveling pake agoda…

      thanks bos sharingnya

      :cendol

    • bedjo says:

      Bagaimana bila skenarionya seperti ini:
      Situs A dan B sama-sama berafiliasi agoda. Seorang pengunjung membuka Agoda lewat situs A (berarti tertanam cookies ref situs A). Pengunjung tersebut lalu masuk lagi ke Agoda lewat situs B. Apakah cookies ref-nya berganti menjadi B? (dan berlaku 1 tahun?)

      • Cosa Aranda says:

        *biasanya* kalo sudah ada cookies yg tertanam dan belum expired, maka cookies dari sumber yg sama gak berlaku. artinya, kalo udah ada cookies A dan masih aktif, maka cookies B gak akan ter-create.

        • agus says:

          bukannya cookies yang baru akan mereplace yang lama yah?

          *biasanya begitu*

          :hammer

          • Cosa Aranda says:

            kan bisa dicek bos cookiesnya dah ada ato belum. nah setauku, kalo di _sistem afiliasi_, kalo emang udah ada ya mereka gak akan create baru. rugi dong ntar yg promo2 duluan, hehehe.

  2. Alfi says:

    wah jarang travelling nih bang, bisa plonga-plongo neh hehe… Solusi bgt buat backpacker yg duitnya cekak.. ato yg lagi cari2 penginapan, ntr deh kalo pergi2 ku pake jasa Agoda. btw bisa juga buat bisnis online baru.. msh nubi, bingung n plonga-plongo… :bingung

    • Cosa Aranda says:

      kalo punya temen ato keluarga bisa buat nawar2in jasa booking ke mereka. keluargaku aja sekarang kalo pergi keluar kota aku suruh booking hotel + pesawat-nya lewat affiliateku, hehehe.

  3. Tongkonanku says:

    Yg reservasi melalui referal mas Cosa, kebanyakan dariluar apa lokal?

  4. darknight says:

    Makasih ya tips n triknya :D Aku jg jd pengen promosi Agoda deh, udah daftar dari dulu tp bingung cara promosinya, hehe.. Kalau menurutku kyknya paling penting edukasi pasar untuk berani pk agoda.com deh, soalnya pertama kali aku pesen di sana ragu banget, eeeh setelah sukses jadi ketagihan karena harganya kelewat bersaing XD

    • Cosa Aranda says:

      betul. apalagi ada r*j*k*m*r yg lokal punya, org jadi lebih ‘sreg’ ke sana ketimbang agoda. makanya itu selain situs2 review hotel, aku jg punya situs reservasi kamar hotel yg sifatnya umum. di situ aku bikin artikel ttg agoda (cara reservasi, keunggulannya, tips triknya) :)

  5. Datuk says:

    awal bulan ini saya udah daftar di Affiliasi Agoda Partners, namun sayang… quota sudah habis. Apa benar Agoda Partners menerapkan sistem quota utk berpartners Mas Cosa?

    • Cosa Aranda says:

      wah, aku malah baru denger ini. quota partner gitu yah maksudnya? aneh jg ya kok pake dijatah segala… dibilangnya gimana?

      • Datuk says:

        waktu saya daftar dan selesai pengisian form dgn data lengkap… eh pas di akhir suruh hubungi kontak support.. saya tanya teman di Bali yg telah berpartner dgn Agoda, dia bilang dari info AGoda Bali, ada pembatasan quota parters.. tapi saya belum melakukan kontak support :)

        • Cosa Aranda says:

          i see… mungkin mereka mau jaga kualitas partnernya.. coba kontak support aja ato daftar yg lain, hehehe. hotelscombined denger2 bagus jg. ato yg lokal ada klikhotel.com (komisi 3% dari nilai booking, tapi tampilannya full flash, kyknya orang bakal males pesen di situ…;)

  6. bedjo says:

    saya udah nyobain afiliasi dengan hotelscombined, tapi terus terang nilai komisinya kecil banget, jauh dibanding agoda. Trus kita gak bisa liat hotel apa yang dibooking. dashboard agoda meskipun cupu ternyata lebih komplit: bisa liat hotel apa yang bisan, berapa malam, dan negara pemesan.

    • Cosa Aranda says:

      Thanks infonya bro. Aku dah daftar hotelscombined sejak bbrp bulan lalu tp belum pernah login lagi abis itu, hehehe, sampe diimel2 ama mereka. Daftar pun benernya cmn gara2 liat form reservasinya di situs lain kok keren banget :p

      Btw, hotelscombined bukannya kalo ada yg pake form aja (tanpa reservasi) kita dah dapet komisi ya?

      • bedjo says:

        Welha, Anda benar! Ternyata hotelscombined afiliasinya berbasi lead, bukan booking :P

        Affiliates earn commission on a per-Lead basis. A Lead is generated when a visitor clicks through to the website of one of our compared hotel booking suppliers. Since commissions are not paid for hotel bookings, you don’t need to wait for the booking check-out date or for commission to be collected from the hotel.

        http://www.hotelscombined.com/Affiliate/FAQ.aspx#faq6

        Pantesan nilainya kecil :))

        • Cosa Aranda says:

          kl boleh tau rata2 berapa ya dptnya per lead?

          • budi says:

            hotels******d awalnya lead antara 0,2-0,4 tapi sejak kejadian pemotongan sapi di medan yang heboh di australia lead terjun bebas jadi 0,01.Aku krim surel di blas bahwa trafik datang dari indonesia(negara berkembang)yang trafiknya kurang berkualitas.skarang lead maks cuma 0,10 saja.Itu pengalamanku sj,mungkin yang lain punya pengalaman berbeda….

  7. masmalik says:

    huf -_- coba coba daftar di agoda ditolak gara gara webx masih undercontruction. daftar di hotelscombined buat setting dns u private brandingx dianggap salah mulu:’(

    • Cosa Aranda says:

      wah, padahal private brandingnya hotelscombined itu kan salah satu fitur yg keliatannya paling mantap dibanding yg lain. kalo di agoda cuman bisa pasang header frame aja (bagian logo), itupun terbatas banget ukurannya.

  8. gan,ane baru aja daftar agoda, pas mau generate banner, eh kok ada peringatan “required clientID missing”

    kira2 kenapa ya gan? ane masih newbie. tolong bantuannya. :nohope

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons

Topik yang berhubungan dengan artikel "Agoda, Bisnis Reservasi Kamar Hotel Online": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy