Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank VKios Pasang Iklan Di Sini Pasang Iklan Di Sini

Ini Bisnis, Bung! – Bagian 1

Oleh | Publikasi: December 7, 2009 6:43 am
Panduan 28 Hari Menguasai SEO

Sekitar 5 bulan lalu, ada order masuk ke PanduanDasar.Com dari seseorang yang berinitial R. Ia membeli seluruh produk PDC yang ada dan mengaku telah melakukan pembayaran dari ATM Bersama ke rekening Bank Mandiri. Ketika saya cek, ternyata uangnya tidak masuk dan saya pun meminta ia untuk menunggu hingga esok harinya. Ternyata, sampai keesokan harinya pun uang masih belum masuk. Dan berhubung hari itu Sabtu, maka tidak mungkin melakukan pengecekan di bank. Berhubung pada saat itu komunikasi dengannya berlangsung dengan baik, dan saya juga berniat untuk menjaga komitmen PDC untuk melakukan aktivasi produk dalam waktu 1×24 jam, maka saya pun menawarkan untuk mengaktifkan pembelian produk dari R, dengan catatan, pada hari Senin, kita berdua sama-sama melakukan pengecekan di bank.

Hari Seninnya, uang masih belum masuk dan menurut pihak bank juga tidak ada transaksi yang tercatat  berkaitan dengan pembelian R. Malam harinya, R memberi kabar bahwa uang yang ditransfer ternyata ‘nyantol’ dan menurut pihak bank baru akan dikembalikan ke rekeningnya sekitar 3 hari depan. Ia berjanji bahwa begitu uang kembali ia akan segera mentransfer balik ke rekening saya.

Pada saat itu sebenarnya saya juga sudah curiga karena itu pertama kalinya saya mendengar ada kasus uang transferan bisa nyantol di tengah jalan. Ketika mengecek kembali bukti slip transfer yang ia berikan, saya juga menemukan ada beberapa kejanggalan. Tapi saya mencoba untuk berprasangka baik dan menunggu. Dan menunggu. Dan menunggu. Hingga sampai sekarang tidak ada kelanjutannya…

Ada satu hal yang saya lupa. Ini bisnis, bung! Pelanggan memang raja, dan sudah seharusnya kita memperhatikan dan mengurusi pelanggan kita, apalagi untuk hal-hal yang memang kita janjikan. Namun jangan lupa, kalau sudah urusan duit, gak pelanggan, gak penjual, semua bisa khilaf.

Selain soal fulus, saya juga sering dihadapkan dengan pelanggan yang ‘tidak suka membaca’. Maksudnya di sini adalah kelompok pelanggan yang tidak mau membaca aturan main yang sudah dipersiapkan dan memilih untuk membuat aturan mainnya sendiri :)

Untuk masalah aktivasi order misalnya. Dulu, meskipun sudah tercantum bahwa order akan diaktivasi dalam waktu 1×24 jam (kecuali hari Sabtu Minggu), selalu saja ada orang yang komplain kenapa kok ordernya belum diaktifkan. Dan komplain tersebut rata-rata dilakukan dalam waktu 3 JAM setelah melakukan order. Rekor tercepat untuk komplain yang tercatat sendiri adalah 20 MENIT.

Untuk mengatasinya, saya coba memperjelas cara penyampaian informasi mengenai waktu aktivasi, serta MEMPERBESAR tulisannya hingga ukuran 24px. Efektif? Tetap tidak. Hasilnya sama saja (pernah saya curhatkan di Fesbuk). Masalah ini baru benar-benar bisa diselesaikan setelah saya menerapkan sistem konfirmasi ganda dengan menambahkan email autoresponder bagi setiap orang yang melakukan transaksi, dimana dalam email tersebut diberikan informasi mengenai waktu proses order.

Contoh lain adalah soal media konsultasi. Meskipun sudah disampaikan dalam ebook dan member area bahwa konsultasi hanya boleh dilakukan (dan hanya akan dilayani) melalui forum dan help desk yang telah disediakan, ternyata masih banyak yang bertanya melalui media lain. Email, Facebook, bahkan form Testimoni!

Yah, ini bukan sekedar curhat, kawan. Hanya ingin mengingatkan, bagi saya pribadi, maupun bagi teman-teman lain yang sedang/ingin berkecimpung di bisnis internet dengan memegang jabatan sebagai business owner, bahwa ini bisnis, bung! Mungkin jika pelanggan ndableg hanya ada satu dua, tidak masalah jika Anda menjadi the good guy. Tapi jika ada banyak, bisa-bisa waktu Anda habis hanya untuk meladeni hal-hal yang sebenarnya TIDAK PERLU untuk diladeni. Toh mereka sebenarnya juga harus tahu, bahwa ini bisnis, dan dalam bisnis, tidak hanya penjual, pembeli pun harus bisa bersikap profesional. Betul, tidak?

Satu kalimat yang kini selalu saya pegang, walau sayangnya saya lupa dimana saya pernah membacanya dan siapa orang yang mencetuskan kalimat tersebut, adalah:

Ini adalah bisnis. Tempat uang berputar, bukan tempat untuk mencari teman. Jika Anda ingin melakukannya (maksudnya: mencari teman), pergilah ke bar dan berpestalah.

Masuk akal, kan?

Di bagian berikutnya kita akan membahas masalah ini dari sudut pandang pembeli. Biar adil :)

       
   

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

peluang bisnis online jangka pendek dan jangka panjang

130 Responses to “Ini Bisnis, Bung! – Bagian 1”

  1. gak di online, gak di offline memang selalu ada orang2 yang suka menipu. Tapi yakinlah penipu tak akan berumur panjang bisnisnya. suatu saat dia pasti kena tipu juga dari orang lain.

  2. bayu mukti says:

    slamet aja, selama ini saya cuman pernah nemuin 1-2 orang pelanggan aja :D yang lainnya baik-baik

  3. […] maka ada perhitungan dan pertimbangan sendiri mengenai jumlah persentase yang disisihkan (baca artikel sebelumnya, ya). Yang jelas ini murni berasal dari ‘kas perusahaan’ (untuk yang berasal dari […]

  4. Zona Bisnis says:

    Maklum lah mas, klo pelanggan minta ordernya di aktifkan seceptanya, karena ini bisnis online mas, banyak penipuan terjadi.

  5. […] Tulisan ini adalah bagian kedua dari artikel “Ini Bisnis, Bung!” yang dimuat minggu lalu. AKPC_IDS += "347,";Share this on del.icio.usDigg this!Buzz […]

  6. Rofiq says:

    Artikelnya benar-benar menjadi renungan untuk kita semua agar sadar. Sebelum anda membeli produk atau ikut dalam program2 bisnis online, sebaiknya baca ketentuan yang diberikan. Terima kasih.

  7. sekarang bukan hanya penjual yang bisa menipu,pembeli pun bisa menipu penjual zaman sekarang.

  8. namanya aja pembeli pasti merasa menang sendiri apalagi udah bayar.pasti penjualnya terus dikejar.

  9. faris vio says:

    apalagi jual obat kuat sex 2/3 jam.. nah waktu praktek kuk cuman kuat 1 jam, pasti komplain… trs gimana tuch cara nambah 1 jam lagi.. hehe, sebaiknay penjual dan pembeli harus mengenali produk .. nipu atau saling nipu.. :D

  10. rini says:

    Dear Mas Aranda,
    Gimana klo Mas bikin kursus offline IM khususnya ttg Clickbank, Google Adwords,Google Adsense,etc. Soalnya saya rada stress nih bayar kursus online sana sini tapi satupun ga ada ( belum ada ) yang menghasilkan.Saya duluan daftar deh.kan nama CostaAranda udah ngetop sbg Topaffiliatemarketer. di tgu khabarnya yah.tx

  11. Sabar mas cosa memang penipuan di dunia maya ini buanyaaakkk banget

  12. Waduuh,,kena sindiran nih,,,he,he,,,

    Kak cosa enabfg yahuuud,,salud buat ebook2nya,,,,

  13. Aku pikir wajar aja ya kalau pembeli butuh cepat diaktivasi krn mereka kan pny uang, dan lagi ini Internet bung! Apapun bisa terjadi. :D

  14. nice info, semoga sukses selalu dan jangan lupa mampir tempat saya :D

  15. informasinya menarik, saya suka dengan info ini pas sekalian saya blogwalking :D jangan lupa mampir tempat saya ya

  16. salam baru tumben mampir dpt info keren tq om cossa mksh gan, he2!

  17. John Poleng says:

    Dalam dunia maya apapun bisa dilakukan asal tidak melihat orang yang bersangkutan. Baiknya gunakan sistem bayar dulu baru aktivasi..? “BOLEH DILIHAT JANGAN DIPEGANG”

  18. poel says:

    bener banget tuh bos…ada juga yang keukeuh katanya: “ada barang, abang di sayang…eh bukan ada barang ada uanag”

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons nartzco

Topik yang berhubungan dengan artikel "Ini Bisnis, Bung! – Bagian 1": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy