Lelakon Bisnis Internet – Bagian 2
Berhubung masih banyak yang bingung dengan bagan relasi masing-masing peran dalam dunia bisnis internet, saya mencoba untuk membuat bagan hubungan yang lebih detil dan menjelaskannya ulang dalam artikel ini. Bukan ingin sekedar nambah-nambahin jumlah artikel di blog ini
tapi saya ingin agar lebih jelas bahwa masing-masing aktor dalam bisnis internet memiliki peran penting dan jika tidak ada mereka, maka arus bisnis di dunia bisnis internet menjadi timpang.
Berikut ini bagan relasi antar-peran bisnis internet yang baru:

Perhatikan bahwa ada perubahan nama peran dari Digital Product Creator menjadi Product Creator dan dari Internet Marketer menjadi Product Sales. Perubahan ini untuk menjembatani keberadaan pemilik toko online, dimana pemilik toko online yang menyediakan sendiri produknya dapat dimasukkan ke dalam Product Creator, sedangkan pemilik toko online yang hanya sebatas produk-produk affiliasi dapat dimasukkan ke dalam Product Sales.
Selain perubahan nama peran, saya juga lebih memperjelas garis hubungan antar lelakon sebagai berikut:
- Publisher
- Merupakan pasar utama dari Product Creator, khususnya untuk produk-produk digital
- Banyak menggunakan layanan dari Service Provider, terutama untuk menghasilkan uang dari internet
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Product Sales. Di satu sisi, Publisher membeli produk atau layanan melalui Product Sales, di sisi lain, Product Sales memanfaatkan Publisher untuk mempromosikan produk affiliasi mereka.
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Advertiser, dimana salah satu pihak bisa menghubungi pihak yang lain untuk kerjasama promosi produk dan sebagainya.
- Product Creator
- Sesama Product Creator bisa saling membutuhkan. Misal: Produk A membutuhkan Produk B agar bisa berjalan dengan optimal.
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Product Sales. Di satu sisi, Product Creator membutuhkan kemampuan promosi dari para Product Sales, di sisi lain, Product Sales membutuhkan Product Creator untuk menyediakan produk-produk yang bisa mereka jual.
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Service Provider. Di satu sisi, Product Creator membutuhkan jasa Service Provider untuk berbagai keperluan (desain, promosi, copywriting, dll), di sisi lain, Service Provider membutuhkan produk dari Product Creator untuk bisa berjalan optimal.
- Product Sales
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Service Provider. Di satu sisi, Product Sales memanfaatkan jasa Service Provider untuk berbagai keperluan (desain, promosi, copywriting, dll), di sisi lain, Service Provider membutuhkan Product Sales untuk mempromosikan jasa mereka.
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Advertiser, dimana salah satu pihak bisa menghubungi pihak yang lain secara langsung untuk mengadakan perjanjian kerjasama masalah promosi produk atau layanan.
- Service Provider
- Memiliki hubungan timbal-balik dengan Advertiser. Di satu sisi, Service Provider membutuhkan Advertiser agar layanan mereka bisa terus berjalan (terutama layanan-layanan yang berhubungan dengan jaringan periklanan), di sisi lain, Advertiser membutuhkan jasa Service Provider untuk berbagai keperluan (desain, promosi, copywriting, dll).
- Advertiser
- Sudah dijelaskan semuanya di atas.
Bagaimana? Masih jelas atau sudah bingung?
Paham dong ah, daripada nanti ada artikel Bagian 3 loh, hehehe.
Yang jelas, dari bagan di atas, tampak lebih jelas bahwa masing-masing peran berhubungan dan saling membutuhkan. Meskipun Service Provider merupakan lakon yang paling ‘dibutuhkan’, tapi bayangkan apa jadinya jika tidak ada yang berperan sebagai Publisher. Seperti kata John Penberthy dalam To Bee or Not To Bee, diri kita dan segala sesuatu yang ada di sekitar kita merupakan satu kesatuan anugerah Sang Pencipta yang tidak bisa dipahami secara terpisah.
Publisher sendiri sebenarnya merupakan mata rantai yang paling rendah dalam putaran bisnis internet. Oleh karena itu, jika Anda telah merasa sukses menjadi publisher, cobalah untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dengan memainkan peran yang berbeda. Tentu saja, perlu smart work untuk bisa melakukan dua peran atau lebih secara bersamaan. Tidak masalah, kan? Toh memang itu yang sedang dan akan kita pelajari bersama di blog ini
Betul, tidak?
Artikel yang berhubungan:
Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.
19 Responses to “Lelakon Bisnis Internet – Bagian 2”
Leave a Reply
Topik yang berhubungan dengan artikel "Lelakon Bisnis Internet – Bagian 2": hubungan timbal balik posisi dan peranan, bagan hubungan timbal balik, kerjasama timbal balik penjualan, peran internet service provider. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)










Akhirnya mengerti pak..
ya, saya juga mengerti, tapi saya masih dalam tahap publisher.. dan sayapun masih belajar….
Pertamax kah??????????
maaf anda belum beruntung
Saya juga masih dalam tahap publisher dan product sales nih, tapi memang penghasilan paling besar masih dari publisher, masih harus bekerja keras lagi nih
penghasilan affiliatenya bukannya kenceng juga mbak ?
Ada beberapa niche yang malah turun drastis saat liburan gini. Untung ada juga niche yang naik, biasanya barang2 consumer goods karena orang bule sono lagi doyan belanja
makin bingung nih.. tapi gapapa deh.. ntar saya baca lagi 100x
Yakin Lu ?
[quote]Betul, tidak?[/quote]
, coba kalo diganti “Betul kan?”
saya jawab tidak
btw msh bingung Cos (biar ada episode 3) wkwkwkwk..*kabur
Sebenarnya masih bingung sih…tapi coba baca ulang dulu deh takutnya saya yang lemot mas cosa
Posisi yang paling diuntungkan siapa mas cosa..?? Dijawab dong, kita kita disini lagi gutuh pencerahan nih
Hm… Relatif kali ya. Saya pikir posisi yang paling diuntungkan adalah posisi yang paling banyak menerima order atau client. Semakin banyak orderan ya semakin untung, sebaliknya semakin sedikit orderan ya… you get the picture.
kalo yg namanya untung sih pastinya yg dapet duit paling banyak dunk. sapa aja bisa keknya tuh
sip. mengerti sih, tapi masih nggak ngerti dengan hasil yg didapatkan. Koq nggak sesuai dengan prediksi? hehehe.. maaf klo dianggap oot Oom.
masih g mudeng om…lemot nehhhh…
tapi saya berusaha pahamin..mesti dibaca berulang2 neh…
paham gan
tapi yang jelas seperti opini pak Budi(detik com): “dunia internet tanpa content seperti jalan tol lurus tanpa kendaran”. Jadi sy setuju bhw service provider tak kan berandil besar tanpa “kendaraan2″ yg melaluinya >
kalo masih banyak yang bingung berarti bagus dong, karena otak KANAN lebih dominan dari pada otak KIRI, jadi rata2 pebisnis INTERNET yang PENTING ACTION dulu !