Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank VKios Pasang Iklan Di Sini Pasang Iklan Di Sini

Monetisasi Masa Depan – Bagian 2

Oleh | Publikasi: November 14, 2011 3:09 pm
Art of Stealing Wordpress Themes

Pada bagian pertama lalu, kita sudah membahas mengenai macam-macam konten jika ditinjau dari sisi popularitasnya, yaitu Time-Sensitive Trend Content (konten yang populer pada waktu tertentu saja), Recurring Trend Content (konten yang populer pada waktu tertentu saja, tapi berulang setiap tahunnya), dan Eternal Trend Content (konten yang populer kapan saja, tidak mengenal waktu).  Nah, kali ini, kita akan membahas lebih detil mengenai Time-Sensitive Trend Content, yang meski waktunya berbatas, namun bukan tidak mungkin bisa Anda target dan rencanakan jauh-jauh hari.

Seperti biasa, karena waktu kecil saya dulu pernah jadi juara gambar tingkat nasional gambar dapat menggantikan ribuan kata, yuk simak gambar berikut ini.

Pembagian Time-Sensitive Trend Content

Pembagian Time-Sensitive Trend Content

Alur Konten Berdasarkan Trend

Alur Konten Berdasarkan Trend

Tarik nafas dalam-dalam dan pahami baik-baik kedua gambar di atas.

Pada dasarnya, konten recurring maupun eternal sebelumnya pasti pernah menjadi konten time-sensitive. Misalnya saja, yang baru-baru ini populer, lagu Gugur Bunga. Sekarang memang ini termasuk topik yang selalu dicari setiap hari Pahlawan. Tapi duluuuuu banget, seandainya waktu itu sudah ada yang namanya internet dan situs web, pastilah tema Gugur Bunga cuma populer di awal-awal saja.

Contoh lain adalah tentang liputan bencana lumpur Lapindo. Pada saat peristiwa itu terjadi, berita-beritanya termasuk dalam kategori time-sensitive. Sekarang? Karena masih belum ada solusinya (alm. Gus Dur pernah bilang kalau lumpur tersebut sampai kapan pun tidak akan pernah berhenti) dan konflik seputar ganti rugi dan man behind the scene masih mencuat, topik ini menjadi topik yang abadi alias eternal. Bahkan, seandainya suatu saat lumpur tersebut benar-benar bisa ditutup, saya yakin akan masih banyak orang yang mencari tema tersebut. Sudah kadung fenomenal.

Nah, pada gambar pertama, kita lihat bahwa konten time-sensitive ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu konten yang terjadi di masa depan (future time-sensitive content) dan konten yang happening saat ini (present time-sensitive content). Untuk yang present saya yakin sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Soal SEA Games misalnya.

Untuk future time-sensitive content, ini yang lagi-lagi masih jarang disenggol. Yang masuk dalam kategori ini adalah konten-konten yang sudah pasti akan berlangsung  / terjadi di masa depan dan kemungkinan besar akan populer / nge-trend.  Contohnya soal Piala Dunia 2014. Sekarang coba saya tanya, ada beberapa di antara pembaca artikel ini yang sudah mulai nembak kata kunci “piala dunia 2014″ mulai dari sekarang?  :cystg

Beberapa keuntungan bermain di tema masa depan ini di antaranya:

  • Kompetitor relatif masih sedikit
  • Persaingan juga relatif masih sedikit
  • Banyak waktu untuk melakukan optimasi dan mengembangkan situs / konten
  • Banyak waktu untuk melakukan SEO secara natural sehingga hasilnya lebih stabil
  • Xlangkah lebih maju #sempatsempatnyanembakkeyword

Sebagai penutup, coba simak gambar kedua. Ada alur konten di sana, dimana, selain bisa menjadi konten recurring dan konten eternal, sebuah konten time-sensitive juga bisa menjadi konten sampah alias, setelah masa populernya usai, sudah tidak akan dilirik orang lagi. Dan rasanya, ini yang banyak dialami oleh blogger-blogger yang sibuk menulis konten berita yang populer saat ini saja. Bagus kalau dibilang gak updet gak gaul. Masalahnya,  ini kerja bagai kuda… gak updet gak dapet trafik (duit). Males banget tuh  :najis

       
   

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

peluang bisnis online jangka pendek dan jangka panjang

19 Responses to “Monetisasi Masa Depan – Bagian 2”

  1. darknight says:

    Pertamaaaaax!!! Hmmm iya ya bagus jg untuk buat future content, nice idea! Sip berarti siap2kan kemampuan visionary kita untuk melihat jauh ke depan melampaui cakrawala, hehehe.

    Selama ini saya makenya content eternal (kayak resep2) ato tipe mid term jadi yang ga perlu diupdate untuk jangka waktu tertentu, biasanya sih cukup untuk 3-4 taun lah.. Kayak artikel game2 populer untuk suatu konsol tertentu, paling setaun sekali ditengokin nambah konten baru menjelang liburan natal kayak sekarang, hehehe

    Btw thanks again for the article :) Ditunggu artikel selanjutnya :D

    • black friday + christmas = panen :D

      ngomong2 kalo resep bisa dapet yg jangka panjang berarti nembak keyword resep yg global yah? kyk ‘resep ayam’, ‘resep kue’, gitu? soalnya aku baru punya 1 situs resep, nembak keyword resep yg spesifik (nama resepnya), berat banget naikin trafiknya :D

      • darknight says:

        Yoi, satnya kejar Christmas n Black Friday, hehehe.. Sama awal taun kejar konten2 “Resolusi taun baru” kayak Nurunin berat badan, berhenti ngerokok, dan niche2 health lain, hehe

        Buat resep, sekedar share aja ada beberapa artikel “resep”ku yg bertengger di SE udah lebih dr 4 taun dan msh dpt traffic smp skrg: Cari foto makanan unik di Flickr, post di blog (meski ga tau resepnya :D Kalo ada bagus, kalo ga ada ga papa hehehe )! Waktu itu *anggeplah* aku post tentang Kue berbentuk spongebob lucu dan unik. Aku buat artikelnya menganut SEO, dan empu yg pny foto di flickr ga ngerti SEO, jadilah aku menang di SE :D

        Kemudian beberapa minggu setelah artikelnya di post, banyak komentar yang tanya resepnya, sampe pada akhirnya empu yg pny foto dengan riang gembira (karena baru kali ini di feature situs lain) men-share resepnya langsung di kolom komentator situsku :D Kalo bgini, jatohnya situsnya setengah User Generated Content kan, asal jeli aja milih makanan yang unik di flickr hehehe.

        Mungkin Mas Cosa bs eksperimen dengan resep2 unik lainnya kayak Cupcake berbentuk Hello Kitty, Ramen yang sama persis dimakan naruto ato… Kue ulang taun transformer yang beneran transformable #eaaaaa

        • Cosa Aranda says:

          wah mangtaps nih ilmunya. kayak kapan itu yah di youtube, sempat ada yg bikin kue tart angry bird, lengkap dengan cake bentuk babi dan burung yg bisa dilempar.

          berarti poinnya, konten yg topiknya ‘jenuh’ kita boost popularitasnya dengan cara dikombinasikan bareng topik yg populer. mohon koreksinya jika kurang tepat :)

  2. Hananto says:

    Mantap cara berpikirnya jauh banget kedepan… sy aja masih berjuang konsisten posting blog :D

  3. Hananto says:

    Sob tanya yg ini: kewajiban ‘continuous update‘-nya yang tidak sejalan dengan prinsip kerja cerdas yang ingin saya jalankan.

    Kalau bisa mempekerjakan writer berkualitas apa bukan termasuk kerja cerdas?

  4. supri says:

    mas cosa, mau numpang tanya nih, kalo melihat blog yg pernah saya punya, 1200 uv/day cuma bisa menghasilkan 5rb rupiah dari ppc lokal apakah itu wajar? jika wajar, berarti untuk menyamai gaji UMR saya kerja di pabrik, saya harus mendatangkan visitor 12rb/day, gak kebayang gimana caranya mas cosa?

    • Cosa Aranda says:

      wajar, soalnya pake ppc lokal :)
      fyi, earningku di ppc lokal adalah sekitar 20rb-30rb / hari dari 100000 impresi. jadi kalo diitung2 masih bagusan punya mas supri hasilnya, hehehe.

      coba kombinasikan dng infinityads.com. itu pop-up yg ‘support’ konten indonesia. bayarannya via paypal 2 minggu sekali. dng impresi yg sama, earningku di infinityads sekitar $10-$20 / hari. smowtion.com jg boleh dicoba, walo sepertinya udah ada tanda2 ke arah scam…

  5. [...] Depan. Di bagian pertama lalu kita sudah membahas mengenai recurring trend content, sedangkan di bagian kedua ada future time-specific trend content. Untuk eternal trend content, tipe konten yang [...]

  6. Blogrollink says:

    ini sih belajar jadi peramal masa depan
    hehehe

  7. latest news says:

    dalam kasus ini berarti websitenya hanya efektif untuk 1 tahun ya, misal di domain ada kata 2014, jadi setelah masuk 2015 kira2 efeknya gimana ya ?

  8. IklanAds.com says:

    info yang menarik suhu…

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons nartzco

Topik yang berhubungan dengan artikel "Monetisasi Masa Depan – Bagian 2": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy