Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank VKios Pasang Iklan Di Sini Pasang Iklan Di Sini

The Rat Race

Oleh | Publikasi: November 25, 2009 10:00 am
Instant Internet Business Ideas

Robert T. Kiyosaki memang memberikan banyak pelajaran bagi kita. Mulai dari konsep Cashflow Quadrant (ESBI), game Cashflow, hingga bagaimana meramu sebuah kisah fiktif menjadi tampak nyata dan mampu menginspirasi banyak orang. Salah satu ajarannya adalah mengenai konsep The Rat Race, yang ‘menyindir’ kehidupan kaum pekerja / pegawai yang tidak ubahnya seekor tikus yang berlari dalam lintasan tanpa ujung. Untuk mendapat keju (penghasilan), mereka harus berlari (bekerja) mengelilingi lintasan (aturan). Semakin cepat mereka berlari (kerja semakin keras), semakin banyak pula keju yang didapat (penghasilan besar). Intinya, mereka bekerja untuk uang.

Jangan salah. Dalam bisnis internet, jebakan lomba tikus ini juga bisa terjadi. Dan umumnya ‘menyerang’ kaum pebisnis internet yang berada pada level 3 (pelaku), yang sebenarnya memang setara dengan level pekerja pada dunia nyata. Karena sudah bisa mendapatkan penghasilan dari bisnis internet, apalagi jika sudah melebihi gaji standar di dunia offline, mereka merasa berada di zona aman dan hanya berpikir untuk mengerjakan yang pasti-pasti saja sesuai aturan.

Bikin website, tulis artikel, optimasi. Ulangi langkah kedua sampai menghasilkan. Duplikasi jika sudah.

Seperti itu kan urutannya?

Alhasil, meski sudah menyandang gelar sebagai pebisnis internet, rutinitas sehari-hari tidak ubahnya sebagai karyawan. Berjam-jam nongkrong di depan komputer untuk updet, updet, dan updet. Yang membedakan? Hanya jam kerja, suasana kerja, dan lokasi kerja.

Padahal, keluar dari Rat Race bisnis internet tidak sesulit yang kita kira. Kuncinya hanya satu — outsource. Yang di-outsource-kan? Pekerjaan-pekerjaan yang tidak perlu kita lakukan sendiri dan kita tahu ada orang lain yang bisa melakukannya dengan kualitas yang tidak jauh berbeda atau bahkan lebih baik dari kita. Misalnya saja, penulisan artikel, pembuatan  blog dummy, dan sebagainya.

As simple as that…. dan saking simpelnya, banyak yang justru tidak mau melakukannya, hehehe.

Dan jangan khawatir, saya juga pernah terjebak di gelanggang balap tikus tersebut kok. Tidak hanya dalam hitungan bulan, tapi sampai hitungan tahun. Jujur, jika ada yang perlu saya sesali dalam dunia bisnis internet ini, itu adalah mengapa saya tidak melakukan smart work sejak dulu…

Jangan bikin kesalahan yang sama ya :)

       
   

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

situs judi

92 Responses to “The Rat Race”

  1. sariful says:

    Pertamax dulu baru baca

  2. sariful says:

    saya juga terjebak… sampe2 ga dapet-dapet penghasilan tiap bulan… gpp anggap aja dapetTHR 3bulanan.. hehehe

  3. Vania says:

    Iya ya..
    Sekarang saya nyadar kenapa saya selalu duduk di depan komputer terus terusan

  4. tri says:

    Memang “The Rat Race” ini pola umum “kehidupan kerja” yg ada sekarang ini, mungkin pola pikir nya diambil dari ajaran “kalo mau pinter ya banyak belajar” pada waktu kecil yang nempel terus jadi kebiasan pas gedenya. Work hard menjadi pola umum untuk mendapat penghasilan besar,..thanks to internet, banyak wawasan yg bisa di dapet untuk menjadi work smart. Thanks to mas Cosa juga sudah mengingatkan, bravo!

  5. yudi says:

    OMG benar juga 🙁

  6. aduh saya masih di level 1 mas.. gajian masih rupiah, belom dollar.

  7. salam kenal…, banyak ilmu disini.. mohon bimbingan master.. :D

  8. kenapa saya gak paham – paham yah…….. lemot nih otak

  9. Metode Baru says:

    Wah saya juga masih SULIT untuk tidak berlama lama di depan layar monitor. Pas lagi mau santai sejenak aja tiba2 ada SMS masuk yang minta Accountnya segera di Aktifasi, untungnya sekarang sudah bisa di minimalisir dengan adanya BB, jadi tinggal aktifasi aja lewat situ. Memang agak repot ya kalau ngurusin web dengan system keanggotaan atau membership. Kadang jam 3 pagi ada yang minta di aktifasi. Ada solusi gak mas cosa..??

  10. Klo buat level 1 & 2 utk melakukan outsource keknya msh susah deh…

  11. juli says:

    very intriguing thoughts. makasih, mas Cosa :)

  12. aaheroe says:

    smartwork sepertinya tidak harus menyerahkan beberapa pekerjaan ke orang lain, kalo bisa di usahakan kembangkan website/blog kearah self growth website . misal kalo ada website berbau download2an atau yg menyediakan content gratis buat visitor , mulai lah dengan menyediakan form khusus buat pengunjung mensubmit kontent, jadi kalau untuk website/blog yang sudah ramai visitornya hal ini ga terlalu sulit. jadinya tiap hari kita tinggal cek input yg masuk, moderasi sedikit , tinggal publish.. hehehe… kayanya ini menjurus ke smart blum yah ???? semi smart kali.

  13. Aduh, mesti ngulang berkali-kali nih baca artikelnya, belum masuk ke otak. Pake bahasa tingkat tinggi sih Om Cosa mah. 😆

    Btw, gimana kira-kira cara menjalankan bisnis online dengan smart work? Kasih ilustrasinya dong, om… Seperti yang biasa om lakukan di artikel-artikel sebelumnya. Makasih. :)

  14. ismail says:

    pekerjaan apa saja yang bisa kita outsorce ?

    • Cosa Aranda says:

      pekerjaan yg makan waktu dan sebenarnya bisa dikerjakan oleh orang lain dengan kualitas hasil yg setara (atau lebih baik) dengan yg kita kerjakan

      • tapi meng-outsource-kan juga tidak semudah membalikkan telapak tangan ‘khan, mas cosa?
        Klo salah outsource (salah job desc or salah pilih orang outsource), bukan nikmat yg didapat, tetapi malah bencana.
        Mas Cosa, apakah ada situs indonesia yg mengumpulkan (or menyediakan) orang-orang outsource yg cukup kredibel? tx

  15. Mas Cosa Request dunk, Postingan berikutnya ngebahas biaya Outsource..Mas abis berapa buat outsouce :D

  16. pensiun kaya says:

    work smarter perlu biaya besar, namun itu sebanding dengan kenyamanan yang lebih bila dibandingkan dengan work harder. karena modal saya masih terbatas, maka saya pun masih berkubang di “rat race”…jadilah work harder pilihan tepat buat saya untuk sementara ini 🙂

  17. waduh, kapan yah bisa pertamax, hihihi, jd kayak kontes aja ni.
    artikel cak cosa kali ini cukup menonjok saya. kenapa? karena kondisi saya lebih parah.. smua mua di lakuin sndiri trmasuk urusan nyuci baju.. hmm tadinya brfikir bisnis online cuma kerja sambilan. ternyata ga bs gitu untuk di awal. yawes, krn dah di tonjok, skrg mule mikir u mencari pekerja untuk hal2 sepele tapi ngabisin banyak waktu kerja. thx cak.

  18. Sepertinya setiap orang harus mengalami kerja keras dulu deh sebelum berada pada posisi kerja cerdas agar jika sudah mapan tidak membuatnya jadi sombong, karena tahu dulu hidupnya pun susah benar-benar mulai dari nol :)

  19. Kayaknya untuk hire orang belum bisa deh jadi masih dalam kategori rat race kali ya

  20. Pokoknya terus belajar bisnis online sampai kapanpun….

  21. nandin says:

    Mas Cosa Komen Dong ???? jadi kurang bersemangat Nih Ane ngejar PertamaXXXXXX tanpa kehadiran Mas Cosa ;)

    padahal Ane Spesialis PERTAMAXXX di Cosaranda.com

  22. rat race.
    , . . .sering kejebak tuh. ,

  23. rat race.
    , . . .ada blap tkus juga. . hahagagagag. .

  24. darknight says:

    Memang outsourcing perlu,dan saya sendiri menjalankannya sejak setahunan yang lalu. Harus diakui, outsorucing itu nikmat :) Apalagi kalau kita punya tim kecil yang sudah tahu apa saja job descnya dan buat SOP kecil2an untuk membuat bisnis makin lancar, hehehe. Tetapi kalau di awal2 mending jangan outsourcing dulu, tapi ketahui sistem kerja yang paling pas dengan kita.

    Karena inti dari outsourcing itu “replace yourself” berarti kita harus punya contoh yang harus di-replace dulu lho. Paling ngga kita harus bermain2 dengan sistem selama 1 tahun sampai akhirnya kita bisa mengoutsource pekerjaan dari sistem yang kita buat.

    Ngomong2 soal outsourcing saya mau kasih ilustrasi sedikit. Intinya, outsource lah pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu dan akan sangat kontra produktif bila kita melakukannya seorang diri seperti penulisan artikel, data entry, atau teknik SEO seperti dofollow commenting. Bisa juga outsource pekerjaan di mana ada orang yang lebih ahli seperti desain.

    PS: Sejujurnya saya ga suka dengan pernyataan Kiyosaki yang terang2an menyindir kaum pekerja. Menjadi pebisnis online ada enak ada tak enaknya juga, begitu pula dengan pekerjaan tetap. Lagipula kalau semua orang ga ada yang jadi kaum pekerja, ke mana dong nanti kalau kita mau outsource :)

    • Cosa Aranda says:

      thanks buat sharingnya soal outsource mbak :)

    • belajar blog says:

      Bener sekali mbak, di dunia ini akan selalu ada 2 sisi. Coba kita perhatikan di kelas sewaktu kita sekolah dulu. Semuanya duduk di kelas yang sama, guru yg mengajar sama, materi yang diberikan sama, tapi kan setelah lulus sekolah jadinya beda2….ada yg berhasil ada yg engga. Emang udah begitu hukumnya, kalau engga, dunia ini gak akan berjalan. Itulah kedahsyatan dari Allah SWT yang telah mengatur segalanya dengan sangat detil.

      Begitu pula berlaku di dunia bisnis online, semua melakukan optimasi SEO blognya, namun hasilnya pasti berbeda…ada yg di atas, ada yg di bawah.

  25. Bodrox says:

    He he he, belajar dari kesalahan memang tugas pebisnis. Dan,membagi pengalaman side job pebisnis juga.. Tapi menurut saya bang, semua itu terjadi secara natural, proses itu mesti dilalui dulu. Mapan, lalu bosan dan mulai mencari jalan buat ekspansi.

  26. Hm… Outsource ya… Mungkin ada tips2nya dari Mas Cosa untuk itu??? :D

  27. Yudhi says:

    Waah..jero tenan ki…artikele,
    kalo saya pribadi masih ngejar penghasilan ofline, karena penghasilan online belum bisa diandalkan, maklum masih belajar

  28. Haris says:

    Nyleneh sendiri ah…
    Sebetulnya saya masih menunggu jawaban artikel mas Cosa yang berjudul:

    “Punya Pertanyaan Seputar Google AdSense dan PPC Lainnya?”

    Masih menunggu dan menanti kapan keluarnya ya? :D

    Menunggu…
    Menanti…
    I’m Waiting…

    :D

  29. singgih says:

    ha~…
    bner jg kata mas cosa…
    blom menemukan cara work smart nih mas
    lah wong earning ja susah bgt dpt.y
    hehehehh

  30. Sugicloud says:

    Outsource butuh biaya, ga ada biaya jangan outsource he..he..

    Anyway kalau outsource bikin dummy blog hitungannya kira2 gimana mas cosa? Masukin ke contoh ya, jangan contohnya outsource artikel soalnya dah diajarin mas cosa sejak zamannya paid review ;))

  31. Adrie says:

    Mengamankan pintu samping…! (kalau pintu belakang, jangan2 ntar masih ada yang datang…heheheh)

  32. Lutvi Avandi says:

    Kayaknya perlu ada koreksi nih.. Saya sendiri walaupun tidak outsource, tapi juga tidak pernah ngurusi banyak blog. Semua udah jalan sendiri kok.. Bahkan ada web yang udah didesign running well sejak hari pertama online.

    Jadi, walaupun tidak outsource, saya masih bisa santai karena web itu menghasilkan duit. :D

    Menurut saya, update2 itu gak terlalu penting apalagi sampai di outsourcekan. Asal system web kita bagus, kita sama aja punya karyawan. Gajinya murah lagi cuma bayar domain dan hosting. 😛

  33. yuswono says:

    Wah thanks banget mas infonya ini sangat bermanfaat.Oh ya ngomong2 Saya punya koleksi PLR yang lumayan besar untuk membangun blog, Coba cek dan moga ada manfaatnya.

  34. humaid says:

    wah! sesama ‘pedagang’ gak boleh saling sikut peace man! makasih Cosa artikelnya.

  35. bagus benar penjelasannya, betul jangan sampai kita jadi ikut rat race.

  36. belajar blog says:

    Sangat menarik bahasannya dan sangat kelihatan sisi expert-nya….emang loe dari dulu TOP Cosa

  37. Kios Pintar says:

    Wah dari 1 postingan ini aja saya bisa dapat banyak sekali inspirasi dan pencerahan.

    Thanks for everybody yg udah sharing disini!

    Maju terus negeriku…

  38. Ryodimas says:

    Ane newbie, nyimak dulu dah

  39. ada tuuh buku terbaru karya kiyosaki..
    di covernya bersama rahib wanita..
    apa ya judulnya? lupaa..

  40. 12obin says:

    Penginnya ngejar duit, tapi malah kejar2an ama tikus, hehehe. Outsource memang perlu, kalau udah ada dana. Atau utang dulu ke bank kali ya, supaya betul2 serius. Kalau ditanya bank, jawab aja, “saya usaha di bank pak, namanya clickbank” hehehe atau ads publisher, hehehe,

  41. Sepertinya sudah jadi sunnatullah…bisnis internet pun tak luput dari karma the rat race (pada awalnya)…jadi menurut saya, have fun aja…

  42. bisnis internet merupkan salah satu cara untuk bisa segera keluar dari jebakan the rat race…maju terus bisnis internet indonesia…terima kasih juga buat mas Cosa

  43. randa says:

    saya pernah denger cerita dari bukunya..belom sempet baca, baru baca yang rich dad poor dad..
    pinjem om yang casflow.wakakaka….

    sama ma yang saya fikirkan, karena itu saya ga mw jadi tikus truz,,,pas maen game casflow juga keliatan..ternyata buka karena hoki tapi yang menang(lolos jalur tikus) emang yang pikirannya udah lebih mateng (berpengalaman) di dunia bisnis(bisnis apa j yang pasti yang udah makan asam garam)saya lagi cari modal buat beli ibuk om cosa…doakan yo….

    minta pencerahan, kayanya tulisan om cosa sudah terencana, bukan yang spontan langsung posting…soalnya suka ada posting selanjutnya, berartikan udah punya bahan…nah saya mau tanya gimana cara kita posting artikel yang baik,,,bukan hanya segi tulisan dan isinya tapi trik biar kita g kualahan paz tiba2 kehabisan ide untuk yang ditulis…Mohon jawabannya..

    ditunggu yo om…
    Tenx..sukses truz

  44. […] menerapkan smart system ketimbang smart work. Untung, sahabat saya aaheroe beberapa waktu lalu mengingatkan saya akan hal tersebut. Hmmm, seperti apa sih Smart System itu? Apa bedanya dengan Smart […]

  45. no.or says:

    ternyata pekerjaan online pada dasarnya sama seperti pekerjaan di dunia offline “Hanya jam kerja, suasana kerja, dan lokasi kerja” yang beda..
    so “disciplinary work-hard work-total work-smart work” yg membedakan hasilnya…
    mari budayakan postingan berkelas harus dikasih :rate

    :iloveindonesia

  46. ismail says:

    nice point.

    lebih baik kita berkonsentrasi dengan core-competence kita, daripada merangkul semua pekerjaan sendirian yang ujung2nya bisa dilakukan lebih baik oleh orang lain. :cendol

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons nartzco

Topik yang berhubungan dengan artikel "The Rat Race": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy