Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank VKios Pasang Iklan Di Sini Pasang Iklan Di Sini

Tips Memilih dan Membeli Produk Digital

Oleh | Publikasi: October 30, 2009 10:44 am
Art of Stealing Wordpress Themes

Belajar dari sumber lain merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan skill kita melalui investasi ilmu. Membeli produk digital, misalnya ebook dan video tutorial, merupakan cara yang umum dilakukan. Sayangnya, tidak semua produk digital tersebut dapat bermanfaat bagi proses investasi yang kita lakukan. Bisa karena memang materinya ternyata tidak sesuai dengan yang kita butuhkan, atau karena materinya sudah kita ketahui sehingga nilai manfaatnya bagi kita (bersifat subyektif) terasa kurang, dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu bijak dalam memilih dan membeli produk digital, agar modal bisnis internet yang kita keluarkan tidak terbuang percuma.

Berikut ini beberapa tips dalam memilih dan membeli produk digital:

  • Pelajari isi dan fungsi dari produk yang bersangkutan, apakah sesuai dengan kebutuhan kita atau tidak. Pertimbangkan baik-baik dan jangan sampai Anda membeli hanya karena emosi. Yang paling penting: jika Anda merasa sudah mahir, JANGAN membeli produk yang dibuat untuk pemula. Demikian pula sebaliknya. Kenapa? Karena apabila target market dan consumer benar-benar match, maka saya yakin sebenarnya (hampir) semua produk bermanfaat. So, jangan keburu men-judge ‘pengikut fanatik’ sebuah produk adalah orang ‘bodoh’ yang ‘tertipu’ oleh produk yang bersangkutan. Bisa jadi memang merekalah target sesungguhnya dari produk tersebut dan mereka memang mendapatkan banyak ilmu dari produk tersebut.
  • Pelajari track record dari pembuat produk yang bersangkutan — apakah benar ia memang ‘ahli’ dalam bidang yang ia sebutkan, apakah ia pemain lama atau baru, apakah ada orang lain yang mengenalnya, dan sebagainya.
  • Pastikan bahwa pembuat produk yang bersangkutan tidak fiktif dan orangnya bisa dihubungi — cek apakah ia memiliki blog (sehingga kita bisa sedikit mengenal tentang dirinya), cek apakah ada info kontak yang valid, dan sebagainya
  • Harga memang bersifat relatif, tapi berhubung standar harga untuk produk digital di Indonesia masih termasuk rendah, maka perlu ekstra waspada pada produk-produk yang dijual dengan harga di atas rata-rata. Ekstra waspada di sini dalam arti kita harus ekstra menerapkan poin ke-1 dan ke-2 di atas dengan lebih jeli. Membeli produk berharga 1 juta dari seorang Welly Mulia misalnya, masih jauh lebih aman dibandingkan membeli produk dengan harga yang sama dari seseorang yang bernama Boneng (fiktif) dari situs RahasiaBoneng.Com (fiktif juga).
  • Pahami bahwa sales letter adalah sebuah papan iklan yang memang dibuat dengan tujuan agar Anda membeli produk yang bersangkutan. Dan karena namanya iklan, sudah pasti penuh dengan kata-kata bombastis yang diharapkan akan mampu menarik emosi Anda terhadap produk tersebut. Jadi, jangan permasalah bagaimana isi dari sales letter tersebut, tapi permasalahkan bagaimana cara kita membaca sebuah sales letter. Cara yang paling tepat agar tidak terjebak oleh isi dari sales letter adalah dengan mengabaikan isi dari sales letter yang berupa rangkaian kalimat pemasaran dan rangkaian kalimat ‘penggugah emosi’. Abaikan juga gambar atau video yang menunjukkan kemewahan atau keberhasilan karena siapa saja bisa membuatnya.
    Bukti transfer di BCA? Ada oknum-oknum tertentu yang bisa membuatkannya untuk Anda, sebuah buku tabungan lengkap dengan mutasi debit / kreditnya. Persis asli.
    Video bukti transfer di KlikBCA? Saya bisa dengan mudah meminta bantuan seluruh anggota keluarga besar saya untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening saya sehingga seolah-olah ada banyak orang yang membeli produk saya.
    Foto atau video penjual produk dengan latar belakang mobil mewah atau rumah mewah? Tinggal sewa saja, 1.5 juta cukup kok untuk proses pengambilan gambar / video.
    Screenshot AdSense, Clickbank, Amazon, dan lain-lain? Bisa dimodifikasi dengan menggunakan HTML editor.
    Nah loh.
  • Masih tentang sales letter, untuk testimoni, perhatikan siapa yang memberikan testimoni. Saya pribadi tidak percaya dengan testimoni yang ditulis dengan model seperti ini:

    “Produk ini keren banget. Saya bisa dapet penghasilan minimal 10 juta / bulan sejak menerapkan ilmu yang ada di ebook ini”
    – Suti, Malang, suti_xxxx@gmail.com

    Siapakah Suti? Alamat email dia apa sebenarnya? Gak jelas banget, kan?
    Selain model testimoni di atas, ada juga testimoni yang mencantumkan alamat situs pemberi testimoni. Meskipun ini masih lebih valid dibandingkan model testimoni sebelumnya, tapi pastikan juga untuk mengecek situs yang bersangkutan. Kalau ternyata mengarah ke domain parking atau sebuah blog di Blogspot yang terakhir di-updet 3 tahun yang lalu, ya saya rasa sudah jelas tingkat validitasnya.

  • Masih tentang sales letter, meskipun tercantum pernyataan mengenai garansi, biasanya untuk produk lokal kita sulit untuk mengklaim garansi tersebut. Berbeda dengan penjual produk di luar yang terus terang lebih jujur masalah garansi uang kembali. Oleh karena itu, sebaiknya tanggapi pernyataan mengenai garansi tersebut dengan ‘bijak’ alias tidak perlu berharap terlalu banyak, hehehe.
  • Terakhir, sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli, kunjungi berbagai forum bisnis internet yang ada dan minta pendapat atau masukan dari orang-orang yang SUDAH membeli produk tersebut. Maaf, tapi jangan dengarkan masukkan dari orang yang BELUM / TIDAK membeli produknya atau mendapatkan produk tersebut secara ILEGAL karena pendapat mereka tidak obyektif. Kalau perlu, cobalah cek di forum-forum warez, apakah ada yang menyediakan link download produk tersebut atau tidak. Meskipun bukan ukuran mutlak, namun produk yang kualitasnya di bawah rata-rata biasanya tersedia di forum-forum tersebut.

Kawan, tips-tips di atas sama sekali tidak bermaksud untuk menjelekkan atau menjatuhkan produk atau pembuat produk tertentu. Justru sebaliknya. Apabila ada orang yang membeli produk kita SETELAH mereka menerapkan tips-tips di atas, berarti mereka adalah orang-orang yang memang berminat terhadap produk kita. Bukan yang hanya membeli karena tertipu atau karena coba-coba. Dan saya yakin, untuk di ke depan hari, pembeli seperti mereka lah (yang membeli karena minat) yang jauh lebih berharga bagi kita.

Dan bagi calon pembeli produk digital, yuk cerdas dalam memilih produk :)

       
   

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

situs judi

77 Responses to “Tips Memilih dan Membeli Produk Digital”

  1. sariful says:

    Pertamaxxx dulu mas cosa.. baru baca

  2. Ade Iskandar says:

    makasi mas..jadi tercerahkan…

  3. sariful says:

    Artikel yang sangat membantu… saya sebenarnya kenal mas cosa dari tahun 2005.waktu itu cakom masih warna merah.. truz.. aneahira juga… hanya saja, mas cosa mau memberikan pengalamannya di cakom, sedangkan aneahira berbayar bulanan.
    tapi baru sekarang saya berani membeli ebook yang sebelumnya saya anti banget dengan namanya ebook.. tapi karena melihat track record dari mas cosa, saya akhirnya membeli. dan ternyata isinya bagus dan benar2 berdasarkan pengalaman pribadi.

    • Cosa Aranda says:

      ca.com mulai 2006 mas :)

      • sariful says:

        iya yach.. ca.com Creation Date: 2006-04-13 …, kebetulan saya lulus kuliah langsung buat warnet di juni 2005 :) jadi inget nya tahun itu aza…

        dari tahun itu saya selalu dapat news letter dari aneahira.. tapi cuma selintas saja.. padahal saya di bandung dan aneahira di bandung juga… :)

  4. Diary Unik says:

    Terima kasih mas Cosa, infonya amat mencerahkan. Semoga dengan kita semakin aware dengan produk yang dijual, kita tidak terjebak oleh Sales Letter semata. Tks for sharing…

  5. Boneng says:

    kok nama saya dibawa2 nih.. awas tak tuntut kamu! hahahaha..
    btw, isi artikelnya seperti memojokkan seseorang yang punya rahasia blogging nih.. tumben.. ono opo cak?

  6. gunakan alat bantu google untuk mengecek berita penipuan dsb. contohnya ketik kata kunci Mr.X penipu atau Mr.X scam.
    kalo ada artikel blog ttg hal tersebut, berarti emang orangnya gak bener.

    • sariful says:

      saya gak setuju…
      knapa.. karena belum tentu… misalnya ada yang gak senang dengan seseorang dan dia membuat artikel/web tentang penipu….
      mendingan kita telusuri dulu jawabannya.. hehehehe

      barusan ngecek cosaaranda penipu, ternyata ada cosaarandapenipu.blogs. kebetulan saya member dari panduan dasar.. jadi gak mungkin, karena saya tau isinya bagus2 dan sangat enak untuk di pelajari.

    • Sy juga tdk setuju dgn googling Mr X Scam.

      Knp ????

      Sy sering liat para affiliate marketer yang melakukan promosi lwt adword dan memakai title “Product X SCAM, don’t buy it until you read bla bla bla bla”

      Kdg-2 malah ada saingan yang ingin menjatuhkan.

      • lah bagus toh? DON’T BUY IT UNTIL YOU READ.. artinya anda harus MEMBACA BAIK2 SEMUA INFORMASI sebelum membeli.
        kalo berbisnis di internet tapi males baca, mendingan tidur dirumah.. gak usah bisnis hehehe.

      • Cosa Aranda says:

        mungkin sambil dilihat lagi jumlahnya kali ya. kalo ada yg bilang scam / jelek / penipu, tapi jumlahnya sedikit, berarti ada kemungkinan cmn marketing gimmick. tapi kalo yg ngomongin banyak, nah baru itu perlu dipertimbangkan, hehehe

  7. yudi says:

    “Dan karena namanya iklan, sudah pasti penuh dengan kata-kata bombastis yang diharapkan akan mampu menarik emosi Anda terhadap produk tersebut. Jadi, jangan permasalah bagaimana isi dari sales letter tersebut, tapi permasalahkan bagaimana cara kita membaca sebuah sales letter”

    setuju banget gan :-D

  8. Jakarta Spa says:

    Informasi mantaff. Aku jadi harus belajar banyak banget nih, sales letter, copy writing pheww pusing jadinya rek.
    Tapi tetap semangat, karena dah dapat tips dari orang yang tepat.
    Terima kasih ya…

    • Cosa Aranda says:

      sama2 mas

      artikel ini gak hanya buat pembeli produk aja kok, tapi juga buat pembuat produk. secara tidak langsung kan aku juga kasih tips2 bagi mereka untuk membuat sales letter yg lebih baik dan bisa menjual tanpa harus membuat yg membeli merasa tertipu :)

  9. adie says:

    Amazing Artikel, Mantaaffffph….!!!!

  10. peremuk says:

    STUDI KASUS

    Coba Anda review web yang jualan E-Book Sukses bisnis Paid Review,

    http://yuswono.web.id/e-book-sukses-bisnis-paid-review.html

    Kira2 terpercaya atau meragukan? (berdasar kaidah yang udah ditulis diatas)

    @Cosa : nunut bentar gan :p

  11. pensiun kaya says:

    i agree with all items in this post..really inspiring, mas Cosa gitu lho…jangan sampai kita ketipu lagi dengan membeli produk online yang hanya saduran dari ebook luar negeri, hanya bagus di sales letter tapi isi ebooknya hanya menjiplak ebook yang sudah ada..pokonya seperti apa kata mas Cosa di akhir postingnya, kita harus cerdas dalam memilih produk…makasih ya mas

    • Cosa Aranda says:

      betul mas. selama ini kebanyakan kan kita asal nyalahin pembuat produk kalo ternyata produknya gak sesuai dengan yg kita harapkan. nah sekarang coba berpikir dari sudut pandang lain. Bisa aja mereka sama sekali tidak berniat menipu, hanya kita yg kurang teliti dalam mengambil keputusan untuk membeli. jangankan di lokal, di luar pun jg banyak kok yg sales letternya rancu :p

  12. Megan Fox says:

    jadi inget PDC, jelas banget siapa yg buat dan track recordnya di bisnis online

  13. Sitekno.Info says:

    Bos, klo kapan2 sy minta artikel ini say acantumkan di blog saya boleh ga? (pasti sy cantumkan sumber dan link-nya)

  14. setuju om..selain itu jg harus nanya2 tmn2 yg uda beli. kualitasnya gmn.

    tp sedih juga rasanya..klo produk bermanfaat dan bermutu di share gratisan..huff..:D

    • Cosa Aranda says:

      iyah. anehnya, produk tersebut dibagikan atas dalih agar bangsa kita lebih maju. padahal kalo yg bermutu dan bermanfaat disamakan sebagai ‘sampah’ seperti itu, mana ada orang yg mau lagi nulis produk yg bagus dan berkualitas. toh ujung2nya sama aja..

  15. sejauh ini saya belum pernah beli produk digital.belum nemu yang benar benar cocok.
    saya pribadi malah gak suka web yang ada testimoninya (menurut saya sebagian terkesan mengada ada :) ) piss!! he he

    • Cosa Aranda says:

      no problem bos, mo dikata apa, kebanyakan testimoni emang susah dilacak kebenarannya. kalo di PDC sendiri, testimoni yg gak jelas justru gak diterima, hehehe. yg kasih testi harus orang yg punya blog dan kasih foto asli :) itu pun blognya di cek dulu, abal2 ato bukan, hehehe

  16. Mizwar says:

    Hmmm…jadi inget pengalaman saya dulu pertama kali kenal bisnis internet. Maen beli aja tanpa cek terlebih dahulu….jadi nya tidak sesuai harapan. Tapi itu dulu… :D

  17. iruel_imut says:

    setuju bgt ma mas cosa coz aku sering tertipu dari screen shot ma testimoni2 gt dech,tp skarang q lbh selektif kl mau beli suatu produk digital. makacih mas tipsnya….god bless u

  18. artikelnnya bener2 membantu nih mas cosa…
    berasa ditampar2 neh pipi yang kanan ma yang kiri
    plak plak plak -_-a
    ketempat mas hengky ditampar2 kalo dengan artikel beringas-nya…
    disini dijungkir balik sama artikel halus tapi mengigigt dari mas cosa…
    nyut nyutan deh nie kepala ditamparin mulu…

  19. aku gak nuduh PDC lo boz,,,, la wong gak pernah baca testimoni di PDC,,, cuma sering mampir aja.mau beli produk juga bingung,sebagian banyak yang saya baca di iklan iklan,setengah saya butuh,setengah lagi ndak,dan belum ada yang jual setengah he he :mrgreen: ( emang rokok?boleh ngeteng )

  20. Ngomong-ngomong soal produk digital, khususnya E-book, ada sebagian orang yang sudah MAHIR, sering menganggap SAMPAH untuk Ebook yang ditujukan untuk PEMULA. Saya setuju dengan pendapat mas Cosa, bahwa jangan keburu men-judge ‘pengikut fanatik’ sebuah produk adalah orang ‘bodoh’ yang ‘tertipu’ oleh produk yang bersangkutan. Bisa jadi memang merekalah target sesungguhnya dari produk tersebut dan mereka memang mendapatkan banyak ilmu dari produk tersebut.

    Salam

    • Cosa Aranda says:

      yup, hanya menyampaikan apa yg aku rasain. bingung aja liat ada sebuah ebook yg ditujukan untuk pemula dan dimana2 dihujat, dibilang produk sampah, dan dishare secara ilegal. Padahal, aku dah baca ebooknya dan sampe aku puter2 bacanya pun sama sekali gak nemuin alasan kenapa kok ebook selengkap itu dibilang sampah… di sini berarti bukan ebooknya yg salah, tapi yg beli, hehehe, dah tau buat pemula kok ya nekat beli :)

      • Oh ya mas, kebanyakan yg bilang sampah itu justru mereka yang mendapatkan ebooknya secara gratisan. Kalo misalnya saja ada buku pelajaran SD. Buku itu sedang dibaca oleh adiknya yang memang masih duduk di bangku SD, lalu apakah kakaknya yang sudah duduk di bangku SMA mengatakan kepada Adiknya, bahwa buku yang sedang dibacanya itu adalah Buku SAMPAH yang tidak bermanfaat, kemudian bilang kepada Adiknya bahwa penulis buku itu adalah seorang PENIPU..??

      • lhaaaaaaaaaaa … siapa nggak tergiur new CR V coba :D

      • pindar says:

        Sebenarnya daripada yang menghujat itu bagiin ebook secara ilegal, mendingan dia bikin Ebook Serupa lalu dibagiin secara GRATIS, ya nggak ? sepertinya lebih fair ketimbang menghujat lalu membagi ilegal. Kl emang nggak sreg dan merasa lbh mampu, bikin aja dong versi gratisnya lalu dibagiin :). Ini namanya menghargai karya orang lain :). coba pingin liat ada nggak penghujat yang mau seperti itu, susah2 bikin ebook lengkap berhalaman2 lalu dibagiin gratis begitu aja :)

  21. Wew baru di tulis nih.. kalo kg si bos punya artikel tak masukin ke blognya ogut.. bagus juga nih tulisannya..

  22. Lutvi Avandi says:

    Tambahan lagi bos, sebelum beli coba cari di google, siapa tahu versi wireznya ada.. wkwkwkkw

  23. reez says:

    makasih infonya…

  24. wox says:

    hiakakaka…. dari info tersebut keknya 80% lebih produk digital di indonesia tidak layak untuk dibeli…

  25. wox says:

    andai saja artikel ini ada sebelum aku membeli produk mahal tapi gak seindah yang kubayangakn….

    merasa tertipu aku…

    HATI@ dengan private coaching dengan bayaran mahal dan janji2 menggiurkan…

    sudah bnyk korbannya… janji2 menggiurkan -bayar mahal – susah dikonfirmasi- ganti2 nomor hape- alasan liburan luar negeri – koneksi internet lemot -jaminan uang kembali -tapi ditagih saat kecewa gak bakal dikembalikan…-

    hati2 buat semuanya
    mending produknya om cosa dan teman2 yng direkomendasikan om cosa di member area…

    om cosa sebaiknya buat forum yng menyediakan review produk digital indonesia… jadi bisa ketahuan whitelist en blacklistnya… biar gag banyak penipu yng bisa bertahan- bahkan dgn entengnya jd pembicara seminar… owhh..

  26. pernah merasa ketipu beli ebook yang harga ama kualitasnya beda jauh…tapi diambil hikmahnya aja…gara-gara itu aku terjun bebas di internet,mencoba meninggalkan calon pegawai negeriku, hahaha

  27. [...] dengan posting yang dibuat oleh salah satu Guru bisnis Internet saya mengenai Tips memilih produk digital. Muncul keinginan untuk berbagi testimoni yang saya terima untuk E-Book : Sukses Bisnis PAID REVIEW [...]

  28. munfaridon says:

    bener juga nih tips, tapi kayanya buat saya gak perlu beli ebook produk lokal, soalnya isinya biasanya kurang berbobot dan kalaupun berbobot biasanya juga copy paste dari artikel dan ebook yang berasal dari luar, apa lagi kalau harganya di atas 100 ribu, he… he…..

    Kayanya belum ada orang lokal yang berani jual ebook (real bukan dalam bentuk download alias buku yang ada bentuknya dan di kirim ke alamat si pembeli), wah , apalagi kalau gratis, dan kita cuma menanggung biaya pengirimannya aja.

    itu cuma pendapatku aja loh, kalau ada yang salah monggo…..

  29. pindar says:

    wah setuju banget dengan pendapat mas cosa terutama yang “jangan keburu men-judge penggemar fanatik sebuah produk sebagai orang bodoh etc..” sekarang ini kebanyakan netpreneur menghina orang yang membeli atau menawarkan sebuah produk pemula dan langsung dianggap produk nggak bermutu bla bla bla padahal mungkin produk tersebut memang berguna dan dibutuhkan oleh orang bersangkutan. Tidak semua orang pengetahuannya sama, ya to ? :)

  30. [...] produk tersebut adalah guru Anda. Pada artikel sebelumnya saya sudah menulis berbagai tips seputar pemilihan produk digital secara cerdas, yang intinya, putuskan untuk membeli setelah Anda benar-benar percaya dengan produk dan [...]

  31. Amar says:

    kenapa ga dari dulu saya menemukan blog ini.. he..he…
    tapi..gapapa.. lebih baik terlambat daripada salah terus-terusan.. sep banget dah tipsnya ^_^

  32. [...] adalah lanjutan dari artikel minggu kemarin, mengenai tips dalam memilih dan membeli produk digital. Jika pembahasan sembelumnya berfokus pada apa saja yang harus Anda lakukan agar produk digital [...]

  33. benar mas cosa saat hendak membeli prdouk digital atau yang lebih dikenal dengan nama ebook kita harus jeli dalam memilih apakah ebook yang hendak kita beli berkualitas atau tidak.Saya pernah soalnya sudah beli harga lumayan cukup mahal eh gak taunya cuma dapat secuil saja ilmunya.Tapi tak apalah namanya aja bisnis.

  34. bajujilbab says:

    salam kenal
    tulisannya bagus, setidaknya saya dan org lain berhati-hati
    trims mas

  35. didik says:

    terima kasih banyak atas penjelasannya, harus lebih hati-hati nih… :D

  36. Baris Iklan says:

    jangan sampai kita membeli produk yang tidak ada nilai gunanya.

  37. [...] “Terlepas dari semua itu, dalam membeli buku, membeli produk digital, ataupun mengikuti seminar, cobalah Anda tanyakan pada diri sendiri ,”Apakah sesuai dengan kebutuhan Anda  atau tidak?”. (tulisan ini diambil dari blog Cosa Aranda dengan sedikit modifikasi, klik di sini) [...]

  38. Suratim says:

    Salam kenal mas Cosa Aranda, senang sekali saya membaca tulisan anda tentang tips memilih produk digital. Jadi tambah wawasan buat saya yang pemula ini. Perkenalkan mas Cosa, saya Suratim seorang tunanetra, sudah sering saya dengar nama mas dalam belantara internet, dan kalo boleh saya ingin belajar dari mas Cosa. terima kasih sebelumnya.

  39. Kolam Bayi says:

    Yang paling penting dalam toko online adalah menggunakan rekber seperti di kaskus.. itu jauh lebih aman. Ane pernah ketipu padahal harganya cuman 100rebu. Dia alasan gak mau rekber karena harganya terlalu murah. Waktu itu ada benernya juga kalo harga segitu pakai rekber ribet. Eh ternyata barang gak nyampai2. Yachh smoga ini menjadi pengalaman berharga dalam beli online

  40. kalo barang harganya mahal, biasakan menggunakan rekening bersama di kaskus. juga jangan tergiur dengan harga yg murah dr harga pasaran.

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons nartzco

Topik yang berhubungan dengan artikel "Tips Memilih dan Membeli Produk Digital": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy