Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank VKios Pasang Iklan Di Sini Pasang Iklan Di Sini

Tips Optimasi Blog WordPress

Oleh | Publikasi: July 26, 2010 8:18 pm
Instant Internet Business Ideas

Meski populer sebagai mesin blog yang handal dan mudah digunakan, WordPress juga terkenal sebagai CMS yang boros sumber daya server. Untuk pemakaian normal memang tidak terlalu kentara, tapi apabila situs kita sudah dikunjungi oleh ribuan visitor, mulai deh ketahuan belangnya. Selain bisa berujung pada suspend oleh pihak hosting, seperti yang beberapa kali saya alami bersama dengan HostGator, juga terkadang tanpa disadari, kurang lugasnya performance blog dapat mengakibatkan jumlah pengunjung tidak maksimal. Artinya, ada sebagian pengunjung yang datang namun tidak bisa menikmati isi blog kita dengan baik dikarenakan ada masalah dengan pembebanan server tersebut. Rugi, kan?

Lima Tips Umum Optimasi Blog WordPress

Berikut ini beberapa tips umum yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimasi blog WordPress Anda:

  1. Install plugin manajemen cache. Plugin-plugin seperti ini dapat mengurangi beban server secara drastis karena halaman-halaman maupun ‘perintah-perintah’ yang sering atau sudah pernah dikerjakan mereka simpan, sehingga apabila halaman yang sama (atau perintah yang sama) dibutuhkan, yang ditampilkan adalah halaman yang sudah disimpan sebelumnya. Plugin yang saya rekomendasikan di sini adalah W3 Total Cache.
  2. Apabila blog Anda cukup ramai lalu lintas diskusinya, gunakan layanan manajemen diskusi pihak ketiga. Apabila sebuah halaman artikel ditampilkan, masing-masing komentar yang ada akan memakan resource server tersendiri. Artinya, semakin banyak komentar, semakin banyak beban server yang digunakan.  Penggunaan layanan pihak ketiga akan menghilangkan beban server tersebut. Layanan yang saya rekomendasikan di sini adalah Intense Debate.
  3. Alternatif solusi untuk poin kedua adalah mengatur setting WordPress di bagian Settings – Discussion agar opsi Break comments into pages aktif. Untuk jumlah komentar per halaman, meski defaultnya adalah 50, saya sarankan untuk mengubahnya menjadi 20 komentar per artikel.
  4. Lakukan optimasi database secara rutin. Anda bisa melakukannya secara manual melalui CPanel – PHPMyAdmin, atau dengan menggunakan plugin.
  5. Hindari menggunakan plugin yang banyak mengakses database. Plugin jenis ini biasanya berhubungan dengan artikel atau komentar blog Anda. Sebagai contoh, plugin related post, popularity contest, dan sebagainya. Cara untuk mengetahui apakah suatu plugin banyak menghabiskan beban server atau tidak dapat dilihat di bawah ini.

Cara Mengetahui Beban Server Blog WordPress

Cara yang paling mudah adalah dengan mengecek penggunaan CPU dan resource server melalui akun cPanel hosting kita. Namun cara ini kurang efektif karena tergantung pada jumlah pengunjung yang datang pada saat Anda melakukan pengecekan. Untuk cara yang lebih akurat, tambahkan kode berikut ini di bagian footer blog Anda, pada template Footer, tepat sebelum </body>.

<?php echo get_num_queries(); ?> queries

Dengan baris kode di atas, sekarang Anda bisa melihat jumlah query database yang terjadi di setiap halaman blog WordPress Anda. Tentu saja, semakin sedikit jumlahnya, semakin baik efeknya terhadap performance server. Jadi, cobalah untuk mengusahakan agar jumlah query yang terjadi tidak lebih dari 50 per halaman. Atau sekitar itu lah 🙂

Berikut ini langkah-langkah untuk mengetahui pengaruh suatu plugin terhadap beban server:

  • Buka blog Anda dan perhatikan jumlah query yang ada di halaman depan dan di halaman artikel.
  • Aktifkan plugin, atur sesuai dengan kebutuhan kita.
  • Buka kembali blog Anda dan bandingkan jumlah query yang ada di halaman depan dan di halaman artikel dengan jumlah query sebelum plugin diaktifkan. Selisihnya adalah perkiraan jumlah query yang digunakan oleh plugin tersebut. Plugin yang tidak membebani server biasanya hanya menggunakan kurang dari 5 query saja.

Oh ya, apabila sudah tidak butuhkan, Anda bisa menghapus kembali baris kode di atas. Atau mengubahnya menjadi baris kode berikut ini agar informasinya tidak tampil ke layar, namun tetap ada di dalam source code halaman blog Anda.

<!-- <?php echo get_num_queries(); ?> queries -->

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba 🙂

       
   

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

situs judi

140 Responses to “Tips Optimasi Blog WordPress”

  1. Fajar Sidiq says:

    Terima Kasih mas Infonya, kebetulan blog saya banyak tambah plugin baru jadi berat pas masuk dasbor.. Sekarang saya coba dulu tips nya semoga jadi gak terlalu berat pas masuk dasbor

  2. Terima kasih atas info yang berharga ini, saya sudha coba install plugin W3 Total Cache, namun Kapasitas penyimpanan di cpanel saya malah langsung penuh dengan kapsitas 1 GB, mungkin ada hal yang tidak saya mengerti cara settingnya. Mohon info cara setting W3 Total Sache agar tidak membebani Cpanel jika ada. Terima kasih

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons nartzco

Topik yang berhubungan dengan artikel "Tips Optimasi Blog WordPress": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy