Sukses Bisnis Affiliasi Rahasia Sukses Clickbank VKios Pasang Iklan Di Sini Pasang Iklan Di Sini

Work Hard vs Work Smart

Oleh | Publikasi: November 6, 2009 6:34 am
Instant Internet Business Ideas

Sudah membaca artikel saya di sebelah mengenai Cara Menghitung Nilai Jual Anda, kan? Artikel tersebut menunjukkan, bahwa pada bisnis internet, it’s not about how hard you work. Lha wong salah satu alasan Anda memilih bekerja di dunia maya pasti karena ingin punya banyak waktu luang untuk diri sendiri maupun untuk keluarga kok. Terus apa gunanya kalau setiap hari Anda standby di depan laptop 16 jam sehari (yang 8 jam sisanya untuk tidur, hehehe). Bisnis internet adalah tentang how smart you work karena faktanya memang banyak sekali yang bisa menggantikan kerja Anda dalam mengurusi segala bisnis internet yang bisa Anda jalani. Gak perlu repot lagi, kan?

Nah, pembahasan kali ini, karena ada hubungannya dengan hard dan smart, maka tidak akan saya sampaikan dalam bentuk verbal. Melainkan dalam bentuk visual alias gambar. Pelajari baik-baik rangkaian gambar yang saya sajikan di bawah ini (ada bocorannya sedikit kok) dan setelah itu coba simpulkan (di bagian komentar) apa inti sebenarnya dari konsep work hard dalam dunia bisnis internet ini.

Yuk, mulai.

Perbandingan Antara Konsep Work Hard Dengan Work Smart

Perbandingan Antara Konsep Work Hard Dengan Work Smart

Transformasi Dari Konsep Work Hard ke Work Smart

Transformasi Dari Konsep Work Hard ke Work Smart

Yang Seharusnya Anda Pelajari Selama Menjalankan Konsep Work Hard

Yang Seharusnya Anda Pelajari Selama Menjalankan Konsep Work Hard

Strategi Work Smart

Strategi Work Smart

Jangan lupa share pendapat Anda melalui form komentar di bawah ini ya. TIGA ORANG dengan jawaban yang paling tepat (menurut saya) akan mendapat hadiah berupa voucher dari PanduanDasar.Com :)

       
   

Ingin mendapatkan updet terbaru CosaAranda.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed CosaAranda.Com, atau follow @CosaAranda2010. Jangan lupa, kunjungi situs saya yang lain, PanduanDasar.Com, untuk tips, trik, dan tutorial seputar bisnis internet yang lebih advanced.

peluang bisnis online jangka pendek dan jangka panjang

70 Responses to “Work Hard vs Work Smart”

  1. Juli says:

    Menurut saya, proses menuju work smart bisa dimulai dengan work hard lebih dulu, krn dari situ kita bisa belajar utk memahami sistem kerja. Dgn memahami sistem kerja, kita akan bisa menggunakan dana yg kita miliki dgn cara yg lebih efisien serta menerapkan sistem yg lebih efektif. Apabila kedua hal ini (penggunaan dana yg efisien dan sistem yg efektif) dipadukan dgn outsourcing atau pendelegasian kerja maka terciptalah apa yg disebut work smart. Gitu ya, mas Cosa? :)

  2. ovan says:

    Secara kasar, work smart dalam bisnis internet yang disampaikan Oom Cosa sama dengan work smart yang dijalan di dunia nyata.

    Dalam diagram pertama (1).
    Kerja Keras dilakukan karena kita mempunyai modal kecil sehingga segala sesuatunya, mulai dari merencanakan dummy blog, memikirkan konten, melakukan posting hingga memantain web tersebut baik technical dan SEO-nya dilakukan sendiri.

    Sedangkan Kerja Smart dilakukan karena dengan modal besar yang dimiliki, maka rangkaian kerja keras yang seharusnya kita lakukan dapat dikerjakan oleh orang lain. Kita sendiri dapat bertindak sebagai konseptor sementara pelaksanaannya dilakukan oleh orang-orang yang ahli dibidangnya. Dengan sistim kerja seperti ini, hasil yang diharapkan bisa kita dapatkan dengan lebih cepat dan bahkan mungkin lebih besar.

    KERJA KERAS disini merupakan Akibat dari modal awal yang kurang memadai, sedangkan KERJA SMART merupakan penerapan manajemen yang baik.

    Dalam Diagram Kedua (2)
    Dalam diagram kedua ini, saya melihat satu kunci yang harus dimiliki oleh pebisnis, yaitu MEMAHAMI SISTEM.
    Banyak pebisnis internet yang hanya mendengar hasil besar tanpa kerja keras kemudian langsung memutuskan untuk terjun bebas ke bisnis internet.
    Mereka kemudian membuat banyak sekali web dan menjejalinya dengan tulisan-tulisan yang hanya kopi paste dan berisikan janji-janji kosong dengan harapan segera mendapat jutaan rupiah setiap harinya.
    Padahal, sistem kerja di dunia maya juga berlaku seperti dunia nyata. Sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis internet, kita harus paham dahulu, bisnis apa yang akan kita jalani. Apakah itu ppc, ptc, review atau affiliate marketing? Setiap bidang yang kita pilih mempunyai sistem-nya masing-masing sehingga tanpa memahami sistem yang ada, segala yang kita lakukan akan sia-sia belaka.

    Dalam Diagram Ketiga (3)
    Saya melihat Inti dari diagram ketiga sama dengan diagram kedua, yaitu Pemahaman Terhadap Sistem yang pada ujungnya akan membuat kerja keras yang kita lakukan berdampak pada PENGHEMATAN ANGGARAN dan SISTEM KERJA YANG EFEKTIF.

    Dalam Diagram Keempat (4)
    Sedangkan Diagram Keempat menggambarkan hasil dari PENGHEMATAN ANGGARAN dan Sistem Kerja YANG EFEKTIF dengan Adanya OUTSORCING itulah yang disebut dengan WORKSMART.

    KESIMPULAN
    Kesimpulan yang dapat saya tarik dari keempat diagram diatas adalah PEMAHAMAN TERHADAP SISTEM YANG BERLAKU.

    Sebab, dengan modal besarpun yang oleh sebagian besar orang sudah dianggap sebagai Kerja Smart apabila tidak memahami Sistem Yang Berlaku akan berakhir dengan kehancuran dan amblasnya Dana Besar yang dimiliki.

    Begitu pula dengan Kerja Keras yang dilakukan, akan menjadi sia-sia karena tidak Memahami Sistem Kerja yang berlaku. Ibarat Petinju yang terus memukul dan memukul sekeras mungkin tanpa mengenai sasaran sehingga tak lama kemudian petinju tersebut akan kelelahan dan pingsan kehabisan tenaga.

    Jadi inti postingan ini adalah PEMAHAMAN TERHADAP SISTEM YANG BERLAKU.

  3. Arifin says:

    WorkSmart selalu diperlukan workhard untuk membuatnya, workhard yang dimaksud adalah untuk menciptakan system yang efektif dan efisien. WorkSmart selalu melibatkan orang atau komponen lain karena Worksmart adalah sebuah system, ndak perduli apakah itu dari outsorcing atau bukan, yang penting system itu bisa berjalan dengan atau tanpa kita untuk bisa menghasilkan uang atau mencapai apapun yang kita inginkan.

  4. munfaridon says:

    Pada gambar 1 : perbedaan antara work hard dan work smart terdapat pada modal, jika memilih work hard, maka bisa di lakukan dengan sedikit modal dengan kerja dan waktu yang lebih banyak, sedangkan jika memilih work smart, maka harus memiliki modal ( modal yang di gunakan untuk membangun sebuah sistem yang akan mengurangi kerja dan waktu yang di gunakan)

    Pada gambar 2: Mengenai transformasi, seseorang akan bekerja lebih keras/work hard jika tidak mengenal dan memahami sistem yang seharusnya di gunakan, akan tapi begitu dia paham dengan sistem maka dia bisa bekerja dengan lebih cerdas/work smart.

    Pada gambar 3: Konsep work hard, saat bertransformasi dari work hard ke work smart, sehausnya dia memahami sistem yang akan di gunakan, dengan pemahaman terhadap sistem tersebut seharusnya bisa mengurangi BEBAN BIAYA yang perlukan lebih efisien, dan menghasilkan sistem yang efektif.

    Pada gambar 4: Strategi work smart, work smart seharusnya bisa di capai dengan mengkombinasikan 3 unsur yaitu, Outsource, sistem yang efektif, dan tentu saja dengan penggunaan dana yang lebih efisien.

    kayanya sih gitu…..

  5. snowonsummer says:

    work hard itu merupakan langkah awalan dari work smart, ketika pertama kali anda memulai suatu usaha tentu anda akan bekerja lebih keras dalam memahami bidang yang anda kerjakan, ini di sebut work hard.

    dan ketika sudah memahami bidangnya, maka digunakan lah work smart untuk meningkatkan hasil kerja.

    btw nice post :)

    • Betul, kayaknya bullshit banget kalo worksmart tanpa melalui sebuah proses yg bernama work hard, bung cosa sendiri pasti mengalami yg namanya work hard pas awal-awal membangun bisnis internetnya ;-).

  6. […] adalah pemenang kontes opini di artikel “Word Hard vs Work Smart“. Berhubung cukup banyak juga yang jawabannya sesuai, maka kriteria pemilihan pemenang […]

  7. John Cow says:

    Wekekeke….
    Jangan tertipu dgn nama saya…

    Mnurut saya sih.. work hard dulu..
    kalo ud dpt duit..
    baru bisa work smart..(maklum, pemula dgn modal yg memang…;)

    Tapi kalo emang ud ada modal…
    ya monggo…
    Tpi gk ada slhanya, rasain dulu yg namanya work hard…
    Sehingga bisa tau, bahwa how smartnya u are…

  8. ian says:

    sekedar comment..

    tampaknya lebih nikmat yang work hard
    paham system lantas menjadi work smart.

    tidak sekedar berhemat,
    tapi bagaimana menggunakan dana yang ada menjadi sangat efisien, sehingga menhasilkan system yang efektif. Efisien dan Efektif.

    Paham sistem berbicara ttg bagaimana menggunakan dana serta membuat kerja2 efektif sekaligus memanfaatkan segala sumber daya (dan memang termasuk outsource) sehingga menjadi Strategi Work Smart yang mantab.

  9. […] ya, untuk kontes opini di artikel mengenai Work Hard dan Work Smart, pemenangnya akan saya umumkan akhir minggu depan, di edisi Coffee Break selanjutnya. Jadi, jika […]

  10. […] pada investasi ilmu. Kenapa? Karena investasi ilmu akan membantu mempercepat tercapainya kondisi work smart. Ingat, tujuan akhir Anda adalah untuk bekerja secara smart, bukan  hard. Investasi ilmu juga […]

  11. Cie says:

    Be Smart n Work Hard !!!
    (menurut Mario Teguh)

  12. Margareth says:

    work smart adalah sistem integrasi dari work hard yang simple; praktis.

Leave a Reply

PENTING: Saya menghargai apapun komentar Anda mengenai artikel saya. Tapi saya sangat TIDAK menghargai apabila Anda melakukan SPAM atau menyertakan URL ke situs yang tidak berhubungan di dalam form komentar.

[+] kaskus emoticons nartzco

Topik yang berhubungan dengan artikel "Work Hard vs Work Smart": . Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian :)

1 | Panorama Theme by Themocracy